Keterbatasan lahan di kota besar seperti Bali, sering kali menjadi masalah dalam membuat konsep hunian yang asri di Bali. Anda mungkin membayangkan, betapa indahnya rumah anda jika memiliki taman bunga dan sayuran yang hijau. Namun, lahan yang minim terkadang membuat anda mengurungkan niat untuk membuat taman pada rumah anda.

Jangan khawatir, anda bisa menggunakan hidroponik untuk mempercantik taman di rumah anda. Berkebun hidroponik cukup mudah dilakukan, anda tidak perlu mempesiapkan banyak lahan dan areal tanah untuk menanam buanga dan sayuran di rumah.

Berkebun hidroponik membuat hunian asri di Bali lebih sejuk dan sedap dipandang.

Apa itu hidroponik? Sebelum lebih jauh, mari kita mengulas tentang kebun hidroponik.

Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman yang tidak memerlukan media tanah. Teknik ini memanfaatkan air dan mineral khusus sebagai media tanam. Larutan nutrisi yang digunakan pada teknik ini mengandung unsur hara seperti yang dimiliki oleh media tanah.

Maka dari itu, anda bisa menanam sayuran dan bunga di mana saja dengan teknik ini. Anda bisa membuat taman di halaman belakang, atau di balkon atas. Apa keuntungan yang bisa anda dapatkan dari berkebun hidroponik di rumah?

  • Membuat Taman di Lahan Sempit

Karena tidak memerlukan tanah, anda bisa memanfaatkan sisa lahan di rumah untuk dijadikan taman. Anda cukup memastikan kebun hidroponik anda mendapatkan sinar matahari yang cukup.

  • Membuat Hunian Tampak Asri

Seperti yang disebutkan di atas tadi, lahan yang sempit di Bali, kerap membuat kita kesusahan membangun hunian asri di Bali. Nah, dengan metode ini, anda bisa menghias hunian dengan sayuran hijau yang segar, dan bunga yang berwarna warni.

  • Hemat Biaya dan Bisa Dikonsumsi

Betapa serunya memiliki hunian asri di Bali dengan kebun sayuran yang bisa dikonsumsi hasilnya. Teknik hidroponik cukup mudah dilakukan, anda tidak perlu menyewa tenaga khusus untuk membuat kebun sayuran.

Tanaman yang ditaman pada media hidroponik tergolong sehat karena tidak menggunakan pupuk urea, dan pestisida.

Anda bisa mengkonsumsi sayuran sehat langsung dari kebun sendiri. Yang pasti, ini akan menghemat biaya belanja harian anda.

  • Ramah Lingkungan

Karena tidak memerlukan banyak lahan, dan tidak memerlukan pestisida untuk mengusir hama, kebun hidroponik menjadikan konsep hunian asri di Bali milik anda lebih ramah lingkungan.

Jika ramah lingkungan, berarti hunian asri di Bali yang anda bangun pun lebih sehat untuk keluarga dan untuk anak-anak anda.

Sayuran organik memiliki nilai jual yang tinggi.

  • Hasil Panen Bisa Dijual

Pernahkah anda ke supermarket dan membeli sayuran hidroponik? Bagiamana harganya? Lebih mahal dari sayuran konvensional bukan?

Nah membuat kebun hidroponik di rumah juga memberikan peluang bisnis bagi anda. Anda bisa menjual hasil panennya. Tak perlu menjualnya di supermarket, anda cukup membuat tanda yang berisi informasi “Jual Sayur Hidroponik”.

Di Bali sendiri, sayuran hidroponik cukup banyak peminatnya. Jadi anda bisa mendapatkan keuntungan dari berkebun hidroponik di rumah.

Berikut jenis sayuran yang bisa anda tanam menggunakan metode hidroponik:

  • Selada

Selada cukup mudah ditanam. Hasil panen selada yang ditanam dengan teknik hidroponik lebih segar dan sehat.

  • Kailan

Kailan merupakan sayuran hijau yang cukup laris di pasaran. Teksturnya yang renyah sangat nikmat dijadikan menu sehat untuk keluarga sehari-hari.

  • Kangkung

Sayuran sejuta umat ini sering kita temui di menu-menu tradisional Bali. Sebut saja Tipat Cantok atau Plecing Kangung, bayangkan jika anda bisa membuat jajanan tradisional Bali dengna bahan baku yang didapat dari kebun sendiri.

  •  Tomat

Tak hanya untuk sayuran, hidroponik juga bisa diterapkan untuk menanam buah. Tomat misalnya, buah segar ini digunakan di hampir setiap masakan sehari hari. Kini anda tak perlu lagi membeli tomat di pasar atau supermarket, karena sudah memiliki kebunnya pada hunian asri di Bali milik anda.

  • Cabai

Siapa yang tidak suka makanan pedas? Hampir sebagian besar masyarakat Bali gemar dengan makanan pedas. Maka dari itu, cabai menjadi komoditas yang diminati di Bali.

Nilai jual cabai bahkan terbilang mahal saat langka di pasaran. Sekarang anda bisa menanam cabai sendiri di rumah dengan teknik hidroponik.

Cara Menanam Sayuran Hidroponik di Rumah

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan sebelum merancang kebun sayuran hidroponik pada konsep hunian asri di Bali milik anda. Anda bisa menanam sayur, buah, atau bunga pada kebun hidroponik.

Berikut caranya:

  1. Menggunakan Ember Bekas

Tak perlu mahal untuk membuat taman pada hunian asri di Bali. Anda cukup menggunakan ember bekas yang dijadikan media tanam sayuran hidroponik.

Campurkanlah nutrisi sintesis A dan B menjadi AB Mix pada air yang digunakan sebagai media bertumbuhnya tanaman. Pastikan ember atau baskom yang anda gunakan berwarna gelap sehingga tidak tembus cahaya. Ini dilakukan agar media tanam tidak ditumbuhi lumut.

Pastikan permukaan air yang digunakan dalam ember tidak merendam keseluruhan akar tanaman, agar tanaman mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. Teknik ini dinamakan sebagai teknik larutan statis.

Teknik NFT dengan paralon menjadi salah satu teknik hidroponik yang mudah diaplikasikan.

  1. Membuat Aliran Nutrisi

Untuk membuat teknik ini, anda bisa menggunakan instalasi dari paralon. Saat ini banyak toko alat pertanian yang menjual instalasi hidroponik dari paralon, namun harganya cukup mahal.

Anda bisa membuat instalasi sendiri dari paralon bekas. Buatlah lubang lubang yang ukurannya sama sepanjang paralon tersebut. Lubang ini digunakan untuk menempatkan pot kecil dan media semai rock wool.

Anda juga bisa mengaplikasikan teknik Nutrian Film Technique (NFT) untuk mengaliri nutrisi pada tanaman anda. NFT menggunakan parit yang terbuat dari paralon atau lempengan logam tipis untuk mengaliri nurtisi ke akar tanaman.

Nutrisi yang menyentuh akar tanaman akan membentuk lapisan tipis berisi bahan makanan untuk pertumbuhan tanaman.

  1. Menggunakan Styrofoam Bekas

Anda bisa memanfaatkan Styrofoam bekas sebagai media tanam. Beli lah stryrofoam bekas dari toko buah atau mencarinya di pasar. Cara menanam dengan Styrofoam tak beda jauh dengan menggunakan ember bekas.

Anda cukup membuat lubang-lubang kecil pada bagian tutup Styrofoam. Lubang-lubang itu digunakan untuk menempatkan pot kecil sebagai media tanam sayuran.

  1. Mengunakan Kain Flanel Bekas

Kain flannel terbukti efektif digunakan untuk mendistribusi larutan nutrisi ke akar tanaman. Kain flannel biasanya digunakan untuk menggantikan media rock wool yang harganya cukup mahal.

Daya serap kain flannel yang cukup tinggi, sangat baik digunakan untuk menyalurkan nutrisi ke bibit tanaman.

  1. Menggunakan Botol Bekas

Daripada dibiarkan menumpuk dan menjadi sampah, botol bekas air mineral juga bisa dimanfaatkan menjadi media tanam hidroponik. Gunakanlah botol bekas tersebut sebagai media pengganti netpot, pot kecil yang digunakan sebagai tempat tumbuh tanaman.

Itu lah beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk membuat kebun hidroponik pada konsep hunian asri di Bali. Selain mempercantik tampilan rumah anda, kebun hidroponik yang digunakan untuk menanam sayuran hijau dan bunga juga bernilai ekonomis.

Anda bisa menghemat banyak biaya karena mendapatkan pasokan sayuran dari kebun sendiri. Rumah yang nyaman tak harus memiliki lahan yang luas, kini anda bisa mewujudkan hunian asri di Bali dengan berbagai tips sederhana yang bisa anda lakukan langsung di rumah.

Bagi anda yang ingin merancang hunian asri di Bali dengan konsep modern-minimalis, sebaiknya anda menggunakan jasa arsitek di Bali. Menggunakan jasa arsitek akan memudahkan anda dalam menentukan konsep hunian yang sesuai dengan karakter dan keinginan anda.

Arsitek di Bali akan memanfaatkan setiap ruang yang ada di lahan bangunan, sehingga lahan yang anda miliki untuk membuat hunian asri di Bali akan dimanfaatkan secara maksimal.

 

Editor: rab